Babel, KABAR-PERS.COM – Suasana penuh haru menyelimuti pelaksanaan tahlilan malam ke-7 wafatnya almarhum Suhendro (Een). Keluarga, sahabat, rekan kerja, serta orang-orang yang selama ini mengenal almarhum berkumpul untuk memanjatkan doa dan mengenang sosok yang telah lebih dahulu dipanggil oleh Allah SWT. Selasa (1/09/2026) malam.
Tahlilan dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan kasih dan doa dari keluarga serta para sahabat yang ditinggalkan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an, dzikir, dan doa bersama menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memohon agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Kepergian Suhendro (Een) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan yang mengenalnya. Sosok almarhum dikenang sebagai seorang sahabat yang memiliki tempat tersendiri di hati orang-orang di sekitarnya.
Tujuh hari telah berlalu, namun kenangan tentang almarhum tetap hidup dalam ingatan. Semoga segala amal ibadahnya diterima Allah SWT, segala kekhilafannya diampuni, dilapangkan kuburnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.
Keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menerima takdir Allah SWT.
Al-Fatihah untuk almarhum Suhendro (Een).
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian.”
Semoga doa-doa yang dipanjatkan menjadi penerang bagi almarhum di alam barzah dan menjadi amal kebaikan bagi semua yang hadir.
Red*/Adm.
(REDAKSI MEDIA KABAR-PERS.COM)
















